Tampilkan postingan dengan label Troubleshooting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Troubleshooting. Tampilkan semua postingan

Troubleshooting Router Mikrotik

Setiap router miktrotik di design untuk hidup selama 24 jam 7 hari berturut - turut. Jika router mikrotik Anda yang sudah berbulan - bulan atau bahkan bertahun - tahun berjalan normal tiba tiba tidak bekerja sebagaimana mestinya, jangan panik dulu. Pertama kita harus pikirkan terlebih dahulu apakah perangkat tersebut masih bisa kita cek dan perbaiki sendiri atau perlu klaim garansi. Seperti halnya bidang kedokteran, kita perlu tahu penyakit yang diderita pasien dan apa sebabnya. Hal tersebut diterapkan juga di dunia IT yang biasa disebut dengan troubleshooting, yakni mencari sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut bisa diatasi. Berikut tips untuk troubleshooting router Mikrotik.

Sebelum cek hal yang lebih detail, cek terlebih dahulu kondisi fisik router. Apakah kabel tercabut atau indikasi ketidakberesan secara fisik lainya. Anda bisa juga coba perhatikan bunyi beep dan nyala lampu indikator LED ethernet atau indikator LED Power saat kabel power dihubungkan. Jika router masih bisa bunyi beep, Anda bisa ikuti step selanjutnya dengan cek proses booting. Ada beberapa router yang tidak memiliki beeper, untuk routerboard jenis seperti ini, selama indikator LED power menyala, anda bisa ikuti langkah perbaikan selanjutnya.

Jika Anda memiliki kabel serial dan router Anda adalah jenis router yang memiliki port serial, Anda bisa melihat proses booting router mikrotik. Anda bisa cek apakah proses booting normal atau ada masalah, seperti misalnya kernel panic. Kernel panic menyebabkan router gagal booting, sehingga router tidak dapat di remote dan membuat router tidak berjalan sebagaimana mestinya. Biasanya kernel panic dikarenakan lonjakan listrik yang tidak stabil atau terlalu sering mematikan router tanpa proses shutdown via software. Nah, dari tahapan cek awal tadi nantinya kita bisa menentukan langkah perbaikan awal.

Tombol Reset

Ketika router Anda mengalami kerusakan ringan, misal karena kesalahan setting sehingga router tidak dapat diremote. Pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan ada dengan melakukan reset konfigurasi. Reset konfigurasi bisa dilakukan dengan menggunakan tombol reset yang terdapat di setiap board mikrotik, letaknya mungkin berbeda - beda tergantung jenis router. Pada router indoor, dibagian casing biasanya terdapat lubang kecil dengan keterangan "Reset" didekatnya. Sedangkan untuk router outdoor, Anda perlu membuka casing terlebih dahulu. Contoh gambar tombol reset :




Untuk melakukan reset konfigurasi pada routerboard bisa dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
  • Lepas power adaptor. 
  • Tekan tombol reset yang disediakan.
  • Sambil tetap ditahan tombol resetnya, tancapkan power adaptornya.
  • Tunggu kurang lebih 30 detik, dan lepaskan tombol resetnya.
  • Restart ulang router anda, dan router anda sudah kembali ke default konfigurasi.

Hard Reset

Jika sudah mencoba melakukan reset menggunakan tombol reset namun proses reset belum berhasil, Anda bisa lakukan hard reset. Pada beberapa produk tertentu, Anda harus membuka casing untuk bisa melakukan hard reset . Jangan khawatir, kami tidak memasang segel pada casing router sehingga memungkinkan untuk buka casing. Pada bagian board, akan ada tembaga berbentuk lingkaran namun satu sisi dengan sisi lainnya tidak saling terhubung, jadi seperti huruf C yang saling berhadapan. Lebih jelasnya, silahkan lihat gambar dibawah ini :

Untuk produk yang sudah embedded sepeti RB750, RB751U-2HnD, dll biasanya ada lubang dibagian bawah. Di dalam lubang tersebut akan terlihat tembaga seperti yang kami sebutkan tadi. Untuk melakukan hard reset pada router anda, silahkan ikuti langkah berikut:

  • Matikan power adaptor router anda 
  • Sambungkan/short sisi-sisi yang terpotong jumper hole dengan pinset/obeng.
  • Contoh reset hole seperti pada gambar dibawah
  • Sambil tetap ditahan reset holenya, anda nyalakan power adaptor anda.
  • Tunggu -+30 detik, kemudian lepaskan jumper reset hole anda
  • Selesai, router anda sudah tereset.

Saat anda melakukan reset konfigurasi, semua konfigurasi yang ada didalam router akan dihapus, termasuk username dan password anda. Untuk login setelah reset, anda bisa menggunakan username=admin, password=(kosong tidak usah diisi)

Netinstall

Ketika router mengalami gagal booting karena system corrupt, perbaikan tidak dapat dilakukan dengan cara reset. Namun Anda harus melakukan Netinstall. Langkah ini mungkin menjadi langkah terakhir untuk pertolongan pertama pada router yang bermasalah. Netinstall adalah salah satu cara untuk melakukan install ulang router.

Untuk langkah  yang harus dilakukan saat netinstall, Anda bisa pelajari video berikut : http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=25

Beberapa router tidak memiliki port serial, sehingga kit tidak dapat mensetting BIOS router via serial console supaya booting via ethernet. Solusinya adalah dengan menggunakan tombol reset. Persiapannya hampir sama dengan video netinstall diatas, akan tetapi tanpa kabel serial. Untuk cara melakukan netinstall router menggunakan kabel serial, Anda bisa ikuti langkah berikut :

  • Cabut power adaptor router anda 
  • Tekan tombol reset kecil yang ada di router anda, dan anda tahan.
  • Sambil tetap ditahan, anda nyalakan power adaptornya
  • Tunggu beberapa saat, nanti di program Netinstall anda akan muncul mac-address dari router anda. Selanjutnya, lakukan installasi seperti di video link sebelumnya.

Troubleshooting  diatas merupakan langkah awal sebelum Anda melakukan klaim garansi pada saat router mengalami kerusakan yang masih dalam taraf kerusakan ringan.  Dalam artian router masih menyala ketika dikoneksikan kabel power.  Jika tidak ada bunyi beep dan indikator LED ether mati atau Anda sudah mencoba semua langkah daiatas namun belum juga berhasil, silahkan isi formulis RMA untuk melakukan klaim garansi.


Sumber : http://www.mikrotik.co.id

Repair Failed / Gagal (Versi 4)

Jika data waktu buka muncul konfirmasi untuk di Reopen atau jika masih muncul error yang sama minta di Repair, dari File | Repair, namun waktu Repair dijalankan konfirmasinya Repair Failed. Berikut ini terdapat file Import yang dapat kita coba untuk memperbaiki data tersebut. File Import disini untuk Import data(moving database) tsb ke database baru :

Langkah-langkah Import sebagai berikut  :
  1. Setelah file di download dari link diatas, Unzip file-file didalam zip file tsb ke satu folder yang sama. Di folder mana saja di harddisk.
  2. Create New Database. Jalankan Accurate lalu pilih Create New Company, tentukan alamat data baru ini dan nama file .GDB nya. Boleh diletakkan di folder yang sama dengan data GDB  yang biasa kita pakai, hanya saja nama file GDB nya dibedakan.
  3. Selesai Create Data akan diminta login, pilih Exit saja, lalu tutup Accurate.
  4. Jalankan file Import.exe hasil Unzip di langkah 1 diatas, akan ada 2 field, Field yang atas diisi dengan alamat tempat data GDB yang biasa kita gunakan, Field yang dibawah isi dengan alamat database yang baru di buat di langkah2 diatas. Lalu klik Go dan tunggu sampai muncul konfirmasi Selesai, lalu tutup tampilan Import.
  5. Jalankan Accurate dan buka data GDB yang baru, jika data sudah dapat terbuka dengan baik, dan dicek transaksi-transaksi yang ada juga sudah sesuai, untuk selanjutnya kita gunakan database GDB baru ini.


Server Not Ready (Server Belum Siap)



Jika pada saat membuka database gdb di ACCURATE muncul konfirmasi seperti pesan dibawah ini :
  • SERVER NOT READY” Please ensure that your firebird on server LOCALHOST can listen on port 3051.
  •  Your computer may be behind firewall .
  •  Firebird not started yet.
Disini ada 2 kemungkinan yang menyebabkan munculnya konfirmasi tersebut :
  1. Firebird tidak running
  2. Jaringan(Network client ke Server)
Firebird tidak running (Firebird not started yet)
Firebird adalah database yang digunakan ACCURATE harus terinstall dan running statusnya di komputer tempat file data.gdb disimpan (komputer server). Untuk itu kita bisa cek ke komputer tempat data GDB disimpan ke Start | Control Panel | Administrative Tools | Services, cari Firebird pastikan statusnya Started.
Jika tidak ditemukan Firebird di Services, kemungkinan Firebird belum terinstall, install Firebird terlebih dahulu menggunakan Installer(file Setup) ACCURATE dengan memastikan option Server tercentang saat penginstallan. Setelah itu coba buka data kembali.

Jaringan(Network Client ke Server)
Setelah memastikan Firebird Running di komputer Server tapi saat buka data masih muncul pesan “Server not Ready”, hal yang perlu diketahui Terjadi di komputer mana? Berikut ini beberapa kemungkinan dan cara pengecekannya :
  • Server bisa buka, tapi semua Client yang mau buka data ke komputer Server dengan cara Remote tidak bisa.
Pastikan saat buka secara Remote dari komputer Client untuk Server Name kita sudah isi dengan IPAddress komputer Server yang benar. Cara mengetahui berapa IPAddress komputer server, di komputer tempat data yang akan dibuka(server) lakukan IPConfig dari Start | Run, ketikkan cmd lalu enter, ditampilan CPrompt ketikkan ipconfig lalu enter, akan diinformasikan berapa nomor IPAddress komputer server tsb, jika ternyata tadi waktu buka data salah IPAddress nya, silahkan dicoba lagi buka data dengan IPAddress server yang seharusnya.
Untuk pengetikkan alamat data .gdb saat kita remote dari Client ke Server, cara pengetikkannya seperti kalau kita di komputer local server, jadi kalau data ada di drive C server maka kita langsung ketikkan C:\dstnya..gdb. Jadi tidak perlu melakukan mapping drive atau folder tempat data, karena kita tidak bisa menggunakan hasil mapping tsb.
Jika sudah mengettikan IPAddress dan alamat yang benar masih muncul konfirmasi yang sama, dari komputer Server kita ke Start | Control Panel | Windows Firewall, pastikan disana kita pilih OFF, lalu coba buka data kembali. Jika berhasil buka data dan kita mau Windows Firewall kondisinya ON, kita bisa buat Exception.
  • Server dan beberapa Client bisa buka, tapi hanya Client tertentu saja tidak bisa buka.
Jika hanya client tertentu saja yang tidak bisa buka data dengan konfirmasi Server not Ready, pastikan waktu buka data untuk pengetikkan IPAddress Server dan Alamat data sudah sama caranya seperti komputer client yang lainnya. Untuk mengetahui IPAddress server dan alamat yang sudah dibuka komputer Client yang lainnya, kita bisa lihat tampilan komputer Client yang lain yang sudah berhasil buka data, dibagian paling atas tampilan ACCURATE terdapat informasi Remote nya ke IP berapa dan berikut alamat file gdb nya.
Selain itu pastikan koneksi jaringan komputer client yang tidak bisa buka data ini sudah terhubung dengan baik, cara pengecekkannya kita ping ke komputer Server dari komputer Client tsb ke Start | Run, ketikkan cmd lalu enter, ditampilan cPrompt ketikan ping ipaddress server, contohnya ping 192.168.1.10 lalu enter, pastikan konfirmasinya adalah Reply. Kalau konfirmasi yang keluar Request Time Out silahkan di cek kembali koneksi jaringan komputer client tsb, misal kable LAN yang colok ke PC atau ke HUB ada longgar bisa coba di cabut colok kembali. Jika ping sudah Reply seharusnya waktu buka data dengan IP dan alamat data di server yang benar sudah bisa buka data.
  • Server(komputer tempat data) sendiri buka tidak bisa dan semua komputer Client juga jadi tidak bisa buka data.
Selain pastikan Firebird statusnya sudah running, lakukan langkah berikut :
  1. Dissable/matikan antivirus yang running di komputer server atau kalau perlu di uninstall bersih dulu antivirus yang ada di server, lalu coba buka data kembali. Hal ini dilakukan barangkali ada Firewall bawaan dari Antivirus yang memblok Port yang digunakan ACCURATE yaitu port 3051 dan 3052. Jika tahu cara buat exception di antivirus tsb silahkan buka permission untuk port tsb.
  2. Pastikan IPAddress di komputer server sudah di setting. Bisa di cek dengan cara ping localhost dari cPrompt, dan kalau kita ketikkan ipconfig di cprompt tsb informasi IPAddress nya keluar.

Cara Mengatasi Muncul Warning ” Duplicated Lisence” Zahir Accounting Software

Warning ini biasanya ditemukan pada saat user membuka data keuangannya dan biasa terjadi pada pengguna multy user. Penyebabnya adalah dongle yang digunakan dalam satu komputer sering kali berganti-ganti.

Misalnya: user A telah melakukan registrasi dongle pada komputer A, namun kemudian user tersebut menggunakan dan meregistrasi dongle yang biasa digunakan oleh user B di komputer user A. Sehingga sistem akan mengenali 2 registrasi yang berbeda dalam satu komputer. Hal inilah yang menyebabkan munculnya warning “duplicated lisence”

Solusi atas permasalahannya adalah :

1. Jalankan program Zahir Accounting

2. Klik Membuat Data Baru pada tampilan menu utama

3. Setelah data selesai dibuat, klik menu File > Alat Bantu > Sql Script Executive

4. Ketik delete from lkitem > tekan F9

5. Lakukan regsitrasi ulang (masukan registrasi yang pernah diterima dari Zahir)

Lakukan 5 langkah seperti diatas apabila warning tersebut muncul kembali.

Memperbaiki Bad Sector Pada Harddisk Dengan HDAT2



Punya masalah bad sector pada harddisk komputermu? Kalau iya, jangan vonis mati dahulu harddisk kamu sebelum menjajal tools software Repair HDD Bad Sector yang satu ini. Karena program yang bersifat under DOS ini mampu mendeteksi bagian bad sector pada harddisk untuk selanjutnya melakukan perbaikan.

Karena cara kerja program ini melalui modus DOS, kamu harus menjalankannya melalui boot cd dari software ini. Begitu masuk ke dalam layar tampilan awal program, kamu bisa memilih modus start-up yang kamu inginkan. Seperti terlihat dalam gambar dibawah ini.


Selain mendukung driver pada CD/DVD ROM, program ini juga mendukung partisi FAT32 dan NTFS.

Selanjutnya setelah memilih menu Start-Up, akan tampil menu utama berikut. Dari menu ini kamu bisa memulai pengecekan pada harddisk kamu.



Di bawah ini merupakan proses pengecekan dari Repair HDD Bad Sector, apabila program mendapatkan adanya bagian yang corrupt pada harddisk (bad sector), maka secara otomatis program akan melakukan perbaikan pada bagian bad sector tersebut.
Repair HDD Bad Sector Processing

Sebagai catatan, link download Repair HDD Bad Sector dalam format image (ISO). Jadi setelah mendownload ekstrak file (rar) terlebih dahulu, kemudian kamu bisa langsung membakarnya melalui program bakaran yang biasa kamu pakai. Selanjutnya lakukan boot melalui CD untuk menjalankan program.